Apa yang awalnya hanya konten memasak rendang berujung menjadi isu hukum dan sosial yang melibatkan berbagai pihak.
Di satu sisi, tindakan warga yang mengambil rendang dari wajan besar memang tidak bisa dibenarkan.
Namun, di sisi lain, narasi yang dibangun dalam konten tersebut dinilai telah merugikan masyarakat Palembang secara keseluruhan.
Kini, publik menunggu bagaimana kelanjutan dari proses hukum yang telah berjalan.
Apakah laporan ini akan berlanjut hingga ke pengadilan, ataukah ada upaya mediasi antara pihak Willie Salim dan masyarakat Palembang?***
Artikel Terkait
Gegara Akun Icha Shakila Ibu di Bekasi dan Tangerang Membuat Konten Asusila dengan Anaknya Kini Sudah Teridentifikasi
Tiga Pemuda Diduga Pelaku Tawuran Konten yang Meresahkan Warga Diamankan Polres Cirebon Kota
Keseruan BRI CoreLab di UIN Raden Fatah: Dekan Ajak Mahasiswa Upgrade Skill hingga GM Mednet Promedia Spill Strategi Konten SEO!
Permintaan Maaf Willie Salim Terkait Hilangnya Rendang 200 Kg saat Masak Besar Setelah Pernyataan Wali Kota Palembang Viral