Momen ini menjadi cukup emosional ketika keduanya meminta cokelat yang dibawa oleh sang ibu.
Baim yang turut menyaksikan pertemuan ini tidak menghalangi interaksi tersebut.
Ia bahkan meminta kedua anaknya untuk menyalami ibunya sebagai bentuk penghormatan.
Sebelum pergi, Paula memberikan pelukan dan kecupan kepada kedua putranya.
Setelah keluar dari rumah, ia hanya memberikan pernyataan singkat kepada para wartawan.
"Doain aja yang terbaik buat saya, Kiano, Kenzo, dan juga Baim," ucap Paula sebelum meninggalkan lokasi pada Jumat 21, Maret 2025.
Di sisi lain, Baim menanggapi momen ini dengan menekankan bahwa yang paling penting dalam perceraian mereka bukan hanya hak asuh, tetapi juga kesejahteraan anak-anak.
"Saya itu cuma sesimpel itu sebenarnya. Akhirnya kuncinya cuma bonding aja orangtua sama anak sampai benar-benar ini mau. Tiap hari juga enggak apa-apa," ujar Baim dikutip pada Sabtu 22 Maret 2025.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melarang Paula untuk bertemu anak-anak mereka.
"Jangan bilang saya yang melarang, itu salah banget. Saya nggak pernah melarang sekali pun. Tapi kalau kondisinya kayak tadi, ya jangan dipaksa. Kasihan psikis anaknya," kata Baim.***
Artikel Terkait
Kesaksian Ahli Telematika di Sidang Cerai Baim Wong dan Paula Verhoeven, Ungkap Ada Tindak Kekerasan Sampai Terpental
Baim Wong Ungkap Cara Bangun Bonding dengan Anak-anak di Saat Proses Cerai dengan Paula Verhoeven: Paling Benar Jalan Berempat
Psikolog Mengecam Pernyataan Baim Wong yang Menyebut Paula Verhoeven Manipulatif: Dia Perlu Pendampingan
Pakar Minta Baim Wong Tidak Melemahkan Paula Verhoeven saat Sidang, Sebut tentang Hak Asuh Anak: Dia Punya Hak Bicara