FAJARNUSA - Arie Kriting, komika yang cukup concern mengamati Tragedi Kanjuruhan yang meledak pada 1 Oktober 2022 hingga menyebabkan korban ratusan jiwa dari Aremania bahkan ada juga dari aparat kepolisian.
Dari kejadian itu, hingga kini Arie Kriting tidak berhenti mengomentari Tragedi Kanjuruhan melalui akun twitternya.
Terkini, jebolan Stand Up Comedy 2013 itu meminta ketegasan dari netizen dalam mendesak petinggi sepakbola tanah air yang terlibat dalam Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya.
Baca Juga: Aremania Korban Tendangan Aparat Tolak Iming-iming Jadi Anggota TNI Tanpa Tes
"Netizen tolong kepastiannya dong buat para petinggi sepakbola nih bagaimana enaknya?" demikian kicauan Arie Kriting.
Menurutnya, dalam kondisi seperti yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, netizen diharap tidak salah melemparkan tuntutan karena itu bisa jadi blunder bagi kasusnya itu sendiri.
"Netizen minta mereka mundur? Apa minta mereka Tanggung Jawab?" tegas Arie Kriting pada netizen di akun twitternya.
Sebab dengan dua pertanyaan demikian, menurut Arie Kriting justru kondisinya malah jadi blunder dan buruk bagi sepakbola tanah air saat ini.
"Soalnya malah jadi dua-duanya ini, MEREKA SEMUA MUNDUR DARI TANGGUNG JAWAB," ucap Arie Kriting dengan gaya komikanya.
Sementara Mochamad Iriawan mengatakan bahwa soal Tragedi Kanjuruhan tidak bisa langsung menyalahkan dirinya sebagai Ketua Umum PSSI melainkan ada Panpel setiap pertandingan.
"Bagaimana mau mengaitkan dengan saya? Pelaksana Pertandingan yang harus bertanggung jawab," kata Iwan Bule, sapaannya. []