Tolak Penuhi Permintaan Pedagang Tanah Abang Untuk Tutup E-commerce, Begini Kata Kemendag

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 12 Oktober 2023 | 22:43 WIB
Kemendag pastikan tidak menutup e-commerce (foto: @kemendag)
Kemendag pastikan tidak menutup e-commerce (foto: @kemendag)

FAJARNUSA.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pemerintah selaku regulator tidak akan menutup platform e-commerce yang ada di Indonesia. Pasalnya, e -commerce sudah banyak digunakan oleh pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk memperluas akses pasar.

Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Rifan Ardianto mengatakan, seharunya para pelaku usaha bisa mengikuti perkembangan teknologi agar bisnis mereka tetap bertahan dan berkembang di tengah gempuran kompetitor.

"Sebenarnya pemanfaatan teknologi adalah sesuatu hal yang memang harus dilakukan," kata dia dalam media briefing di Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Baca Juga: Diduga Terpeleset, 2 Siswa SMA Di Bandung Terjatuh Dari Lantai 2 Sekolah, Begini Kronologinya

Rifan menjelaskan, bahwa e-commerce merupakan sebuah peluang bagi pelaku usaha dalam negeri termasuk UMKM untuk memperluas akses pasar. Mengingat, kemampuan jangkauan teknologi digital dibandingkan kegiatan pemasaran secara tatap muka.

"Kita terus melakukan sosialisasi bahwa sebenarnya kemampuan teknologi harus dilakukan tidak hanya berguna dari sisi lokal, tetapi kita terus mendorong pemanfaatan teknologi ini bisa mendorong peningkatan akses pasar," ucapnya.

Untuk itu, Kemendag akan melakukan pembinaan kepada pedagang offline melalui kegiatan promosi dan pelatihan untuk meningkatkan daya saing. Pedagang offline akan didorong untuk ikuti perkembangan zaman dengan ikut memanfaatkan pasar online.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Indonesia vs Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia Pesta Goal

"Bagaimana mengedukasi pedagang untuk bisa memanfaatkan platform digital, itu yang terus kita dorong. Dari sisi Kemendag terus mendorong bagaimana pelaku usaha pedagang offline untuk bisa masuk ke pasar digital," jelas Rifan.

Di sisi lain, Rifan juga mengajak agar masyarakat mengkampanyekan bangga buatan Indonesia dengan membeli dan memakai produk lokal. Apalagi saat ini kualitas produk lokal disebut sudah banyak yang bagus.

**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X