Harga Sembako tak Kunjung Turun, Pak Jokowi : Karena Ada Super El Nino di Tujuh Provinsi

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 21 September 2023 | 13:45 WIB
Jokowi berkunjung ke salah satu pasar di Samarinda (foto : @jokowi)
Jokowi berkunjung ke salah satu pasar di Samarinda (foto : @jokowi)

FAJARNUSA.COM — Pak Presiden Joko Widodo pada hari Kamis (21/9/2023) berkunjung ke salah satu pasar sembako di Pasar Merdeka, kota Samarinda, Kalimantan Timur. Ia melihat harga komoditas pangan cukup terkendali, bahkan cabai juga bawang mengalami penurunan harga. Namun harga beras masih tergolong tinggi dan belum mengalami penurunan.

"Yang masih belum turun beras, tapi tadi saya lihat beras Bulog sudah mulai masuk. Kita harapkan dengan operasi pasar yang dilakukan Bulog harga juga akan bisa turun beras ya," kata Jokowi mengutip siaran Sekretariat Presiden, Kamis (21/9/2023).

"Kita harapkan dengan operasi pasar yang dilakukan Bulog harga juga akan bisa turun beras ya," kata Jokowi.

Baca Juga: Deloitte, Raksasa Akuntansi Global Lakukan PHK Besar-Besaran, Ada Apa ?

Jokowi melihat kenaikan harga beras itu disebabkan fenomena super El Nino yang terjadi di tujuh provinsi dan mengakibatkan pasokan petani berkurang.

"Kita tahu bahwa kenaikan harga beras di antaranya karena fenomena super El Nino yang terjadi di tujuh provinsi dan mengakibatkan pasokan beras dari petani berkurang. Untuk mengatasinya, saat ini pemerintah menambah cadangan beras melalui impor." ucap Jokowi pada Instagramnya

Panel Harga Badan Pangan menunjukkan, harga rata-rata eceran beras premium di Kalimantan Timur hari ini dilaporkan mencapai R[15.550 per kg atau 6,65% lebih mahal dari rata-rata nasional yang berada di Rp14.580 per kg.

Baca Juga: Sukses Merintis Mi Udon Takaya Awata, Taipan Jepang Berharta Rp18,3 T

Sedangkan harga beras medium di Rp14.880, lebih mahal 8,32% di atas harga rata-rata nasional yang dilaporkan naik ke Rp12.980 per kg (data diakses pukul 13.25 WIB). 

Salah satu pedagang beras, Niko mengatakan harga beras premium mengalami kenaikan. Namun karena ada bantuan beras SPHP dari Bulog cukup meredam harga.

"Kalau untuk beras premium lagi ada kenaikan, tapi sekarang kita dibantu sama Bulog beras SPHP, jadi harga mulai meredam mulai turun sekarang," jelas Niko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X