Prinsip ketiga adalah mengenali tipe value investing dalam diri sendiri. Graham membedakan dua tipe utama, yakni investor aktif dan investor pasif.
Investor aktif (enterprising investor) rela meluangkan waktu untuk riset mendalam demi mendapatkan imbal hasil di atas rata-rata. Sementara investor pasif (defensive investor) memilih strategi sederhana, misalnya berinvestasi pada indeks pasar.
Bagi investor pasif, Graham bahkan menyarankan untuk membeli 30 saham dari indeks Dow Jones sebagai strategi yang efisien dan rendah risiko. Pendekatan ini cocok untuk mereka yang tidak punya waktu memantau pasar setiap hari.
Baca Juga: Curhat Arie Untung Kena Tipu Saat Belanja Sepatu Rp2 Juta di Platform E-Commerce
Pada akhirnya, dengan disiplin dan kesabaran, Graham membuktikan pasar saham bukan sekadar ajang spekulasi. Bagi investor yang mau berpikir jangka panjang, prinsip-prinsipnya tetap relevan dan bisa menjadi panduan sepanjang masa.***