FAJARNUSA - Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto adalah pemain bulutangkis ganda putra Indonesia yang sebelumnya berada di peringkat enam dunia.
Pemerosotan prestasi mereka di tahun 2021 mengundang banyak hujatan netizen. Tetapi hal tersebut tidak lantas membuat Fajar/Rian patah semangat.
Pada awal tahun 2022 pasangan tersebut langsung membuktikannya dengan menjuarai pertandingan Swiss Open 2022. Tidak hanya sampai disitu, Fajar/Rian juga semakin kompak dan konsisten hingga menjuarai beberapa kompetisi BWF World Tour.
Kabar terbarunya, pasangan tersebut baru saja menjadi juara di turnamen Denmark Open 2022. Ini merupakan kemenangan pertama mereka di ajang super series level 750.
Mereka menjadi juara setelah mengalahkan teman senegaranya yaitu Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon.
Berkat kekompakan dan konsisten nya, peringkat Fajar/Rian naik ke posisi tiga. Tentu saja hal ini sang at membanggakan karena ini merupakan peringkat tertinggi mereka selama berkarier sebagai pemain bulutangkis.
Tentunya, perjalanan mereka untuk sampai di titik ini tidaklah mudah. Sempat tidak meraih gelar di tahun 2021, netizen pun beranggapan bahwa masa mereka sudah habis dan peringkat nya secara perlahan akan di salip oleh dua junior nya, yaitu Bagas/Fikri dan juga Leo/Daniel.
Prestasi Fajar Alfian/Rian Ardianto yang lainnya adalah mereka memenuhi kualifikasi dan menjadi wakil Indonesia pertama yang lolos kualifikasi menuju BWF World Tour Final yang akan di selenggarakan di Guangzhou, China pada tanggal 14 – 18 Desember 2022 mendatang.
“Pertama kali lolos ke World Tour Finals sangat excited. Tapi kami tidak boleh over confident. Kami mau tetap fokus,” kata Fajar Alfian, dilansir dari sport.tempo.co.
Prestasi gemilang tersebut membuat nama Fajar/Rian mentereng di jajaran tiga besar dunia. Meski banyak hujatan tapi mereka mampu untuk membuktikan bahwa masa mereka belum usai.
Sebelum bertanding di World Tour Final, PP PBSI akan menyelenggarakan mini turnamen yang bertajuk BrightUp Cup.
Sebagai salah satu wakil Indonesian, Fajar Alfian menilai bahwa melalui mini turnamen ini dapat mengukur persiapan sebelum menghadapi para pemain top dunia, seperti ganda putra, Aaron Chia / Soh Wooi Yik. Ganda putra asal Malaysia itu dijadwalkan akan tampil di BrightUp Cup 2022.