FAJARNUSA.COM — Kasus kontroversial kopi sianida Jessica Wongso mencuat kembali pada awal Oktober 2023 dengan tayangan film dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" di Netflix. Kasus ini melibatkan sianida sebagai zat yang diduga merenggut nyawa korban.
Namun, fakta menarik nya adalah beberapa makanan yang umum dikonsumsi manusia ternyata punya kandungan sianida juga, lo.
Meski tentunya jumlah senyawanya enggak sebanyak itu sampai mematikan, racun sianida yang terdapat dalam makanan biasanya dalam jumlah yang sangat kecil.
Baca Juga: Wilayah Jawa Dilanda Panas, Beda Cerita Wilayah Ini Malah Banjir
Sianida merujuk pada bahan kimia apa pun yang mengandung ikatan karbon nitrogen (CN), melansir Healthline. Meski disebut sebagai racun mematikan, nyatanya sianida terdapat dalam berbagai hal di kehidupan, mulai dari asap pembakaran dari kendaraan hingga makanan.
Dilansir Centre for Food Safety, zat yang mengandung sianida secara alami terdapat di lebih dari 2 ribu spesies tanaman.
Yuk, simak sama-sama asupan makanan apa saja yang mengandung sianida di dalamnya.
1. Singkong
Singkong bisa berbahaya apabila dikonsumsi dalam kondisi mentah, terlalu banyak, atau diolah dengan cara yang salah. Ini karena singkong mengandung bahan kimia yang disebut glikosida sianogenik, yang dapat melepaskan zat sianida dalam tubuh saat dikonsumsi.
Di beberapa negara, singkong telah terbukti dapat menyerap bahan kimia berbahaya dari tanah, seperti arsenik dan kadmium, yang dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, jika diolah dengan cara yang benar dan dikonsumsi dalam jumlah wajar, singkong tetap aman untuk dikonsumsi.
2. Apel
Di bagian tengah apel, terdapat biji-biji kecil berwarna hitam yang mengandung zat amigdalin. Nah, saat berinteraksi dengan enzim pencernaan, zat ini akan melepaskan sianida. Namun, Anda tak perlu khawatir karena untuk mencapai dosis sianida yang berbahaya setidaknya diperlukan sekitar 200 biji apel.
Baca Juga: FIFA Puji Fasilitas Indonesia di Atas Rata-rata Untuk Piala Dunia U17 2023
3. Kacang Almond
Sama dengan singkong, kacang almond bisa melepaskan glikosida sianogenik yang dapat membahayakan tubuh. Namun, sebetulnya hanya kacang dengan rasa pahit saja yang mengandung sianida tinggi. Oleh karenanya, biasanya almond harus diolah terlebih dahulu agar aman dimakan manusia. Akan lebih baik lagi jika memilih kacang ini yang rasanya manis.
4. Ceri Hitam
Pada daun yang layu, ranting, kayu, hingga biji buah ceri hitam mempunyai amygdalin yang bisa berubah menjadi sianida. Akan tetapi, buahnya masih sangat aman untuk dinikmati. Bahkan, ceri hitam sering diolah menjadi selai atau isian roti, lo!
5. Elderberry
Anda dapat mengonsumsi elderberry sebagai sirup atau suplemen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengobati gejala pilek, flu atau sembelit. Namun buah ini mengandung lektin dan sianida, dua bahan kimia yang dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare.
Mengonsumsi buah beri mentah, kulit kayunya, atau daun elderberry dapat membuat Anda menderita gejala keracunan.