FAJARNUSA.COM — Dikutip dari Wikipedia, Mayfly atau dalam bahasa Indonesia Lalat Capung ini adalah ordo dari serangga hemimetabola bersayap yang hidup di dalam ekosistem air tawar. Serangga ini menyebar di hampir seluruh lingkungan air tawar yang ada di dunia. Serangga ini merupakan ordo dari 3000 spesies lebih yang tersebar dalam 40 famili.
Mayfly juga merupakan salah satu serangga bersayap tertua yang fosilnya sudah ada dari zaman karboniferus hingga permian. Serangga ini ketika dewasa tidak mengonsumsi makanan.
Energi yang mereka perlukan berasal dari energi yang mereka kumpulkan ketika fase nimfa. Masa hidup serangga ini sebagian besar habis di dalam air. Serangga ini merupakan indikator dari polutan dan perubahan iklim.
Baca Juga: Hewan Yang Hidup 1 Hari, Inilah Daftar Hewan dengan Siklus Hidup Terpendek
Serangga ini terkenal sebagai serangga yang memiliki masa hidup cukup singkat, menurut para ahli serangga ini hidup tidak akan lebih dari 1 hari saja.
Bagaimana bisa hewan itu hidup dalam waktu sesingkat itu? Penasaran? Simak ulasan lengkapnya berikut ini !
1. Siklus hidup mayfly yang sangat singkat
Seekor lalat capung akan terlahir sebagai Nimfa. Dari Nimfa ini mereka akan berkembang menjadi Subimago dimana tiba saat Mayfly kecil tumbuh jadi Mayfly dewasa dan siap untuk berkembang biak. Setelah dewasa Mayfly berubah nama menjadi Imago dan tujuan hidupnya hanya untuk bereproduksi. Sebab setelah itu mereka akan mati dalam waktu 24 jam. Rekor waktu mati seorang Mayfly dewasa setelah bereproduksi ialah 5 menit.
Baca Juga: Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Sitorus Gelar Sosialisasi 3 Perusahaan BUMN di Malinau
2. Salah satu serangga yang sudah ada sebelum jaman dinosaurus
Mayfly memiliki nama lain seperti lalat capung, Canadian Soldiers, dan June bugs. Keberadaan hewan ini sudah ada sejak zaman dahulu bahkan sebelum munculnya dinosaurus di bumi. Para ahli memperkirakan Mayfly sudah hidup selama 350 juta tahun lamanya. Ilmuwan menganggapnya sebagai serangga paling primitif di dunia karena terdapat beberapa ciri yang dimilikinya, antara lain Mayfly memiliki ekor yang sangat panjang dan tidak mampu melipat sayapnya secara merata di atas perut mereka.
3. Proses perkawinan yang begitu singkat
Para Mayfly dewasa melakukan perkawinan dengan cara bergerumul di atas permukaan air dan melakukan tarian terbang bersama. Setelah menemukan pasangannya masing-masing mereka akan memisahkan diri dan proses perkawinan ini hanya berlangsung selama beberapa detik. Setelah sang betina dibuahi maka akan terbentuk sekitar 500-1.000 telur, dan telur-telur tersebut diletakan di permukaan air.
Artikel Terkait
Kisah Cinta dibalik Sebuah Lagu My Heart Will Go On - Celine Dion, Serta Lirik dan Artinya
Simak Lirik Lagu My Heart Will Go On Celine Dion
Siapakah Capres 2024 Tertinggi Hasil Survei PRC di Jawa Timur Pasca Deklarasi AMIN