“Konvensional juga sama, 10 hingga 15 hari. Itu kalau mau SOP (standar) garam industri. Kalau biasa, paling tujuh hari, panen. Tidak sesuai standar industri,” kata Saefuloh.
Ia mengatakan, pada zaman dulu garam Losari jadi buruan. Namun, semenjak kebijakan impor, dikatakan Saefuloh, harga garam turun.
Ia berharap, garam Losari bisa kembali bersaing dan dilirik banyak pihak.***