Program UHC, Pasien RSUD Indramayu Meningkat 10 Persen

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 10 Oktober 2024 | 09:28 WIB
Kunjungan kerja Pj. Bupati Indramayu  Dr. H. Dedi Taufik di RSUD Indramayu (Dokumentasi)
Kunjungan kerja Pj. Bupati Indramayu Dr. H. Dedi Taufik di RSUD Indramayu (Dokumentasi)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) – Pjs. Bupati Indramayu, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si melakukan kunjungan kerja ke RSUD Indramayu pada Rabu (9/10/2024).

Didampingi oleh Direktur RSUD Indramayu, dr. Deden Bonni Koswara beserta para pegawai lainnya Pjs. Bupati melihat lebih dekat bagaimana pelayanan berjalan untuk memastikan warga Indramayu mendapatkan akses kesehatan yang maksimal.

Dalam kunjungannya, Dedi Taufik menegaskan, Pemkab Indramayu akan terus melakukan perbaikan di berbagai sektor layanan publik, terutama kesehatan.

"Kami ingin memastikan seluruh warga mendapatkan layanan terbaik. Tidak ada lagi alasan untuk menunda akses kesehatan hanya karena prosedur administratif," tegas Dedi Taufik.

Baca Juga: Nia Kurnia Politisi PDI Perjuangan Soroti Kasus KDRT Suami Pukul Istri Hingga Tewas di Sumenep

Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen agar setiap warga Indramayu bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak, tanpa harus menempuh jalur yang rumit.

Diketahui, Pemerintah Daerah Indramayu berhasil meraih predikat Pratama dalam pencapaian Universal Health Coverage (UHC), sebuah pengakuan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atas komitmen daerah dalam memberikan jaminan kesehatan yang merata bagi warganya.

Direktur RSUD Indramayu, dr. Deden Bonni Koswara, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Dengan pasien yang membeludak, RSUD siap meningkatkan kualitas dan fasilitas secara bertahap.

Baca Juga: Uang tak Kembali, Rumah tak Terbeli. Arif Laporkan Pengusaha Properti ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

"Alhamdulillah, kebijakan yang dijalankan Pemkab Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Nina Agustina telah meningkatkan jumlah masyarakat yang terlayani. Sekarang, masyarakat tak lagi bergantung pada SKTM, namun dapat memanfaatkan BPJS untuk menyelesaikan tagihan mereka," jelasnya.

Menurutnya, dengan BPJS, pasien yang sebelumnya mengalami kesulitan finansial, baik karena tunggakan atau layanan mandiri, kini bisa menyelesaikan pembayaran selama tidak berpindah kelas.

Deden juga mengarahkan, warga dapat melakukan pengecekan di puskesmas atau mengaktifkan BPJS langsung di rumah sakit dalam kondisi darurat seperti operasi atau persalinan.

Baca Juga: Tak Dilayani Istri, Seorang Ayah di Lumajang Tega Cabuli Anak Tirinya

"Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Pasien cukup membawa KTP dan kami uruskan administrasinya di sini," tambahnya.

Inisiatif ini menjadi solusi cepat di tengah peningkatan jumlah pasien di RSUD Indramayu. Pencapaian UHC ini tak hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga bukti nyata bahwa Indramayu berhasil memprioritaskan kesehatan warganya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Rekomendasi

Terkini

X