Pemerintah Jepang Butuh TKA, Takut Masyarakatnya Lenyap ?

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 19 September 2023 | 17:12 WIB
Foto masyarakat di jepang (twitter:@sfamilyfess)
Foto masyarakat di jepang (twitter:@sfamilyfess)

FAJARNUSA.COM - Terkait dengan populasi Jepang yang sedang menurun, pemerintah Jepang mengaku sangat membutuhkan tenaga kerja asing (TKA). Karena mereka khawatir masyarakatnya lenyap, sehingga para TKA dibutuhkan untuk mengisi posisi-posisi kerja. Survey membuktikan bahwa mayoritas setuju agar TKA ditambah.

Sebanyak 86 persen munisipalitas di Jepang merasa butuh menambah kehadiran TKA. menurut laporan Kyodo News, Senin (18/9/2023), Survei itu dilakukan dengan mengirim kuesioner ke gubernur 47 prefektur dan pemimpin 1.741 kota, warga, dan desa. Responden mencapai 1.682 orang (94 persen).

Survey itu juga menyebut 56 persen berkata "cukup perlu" untuk mempromosikan kedatangan TKA di Jepang. 30 persen bekata "perlu". Hanya 8 persen yang berkata "tidak perlu" atau "tidak cukup perlu".

Baca Juga: Puan: RK dan AHY Tak Mungkin Lagi Dipilih Jadi Cawapres, Berikut Daftar Nama Bakal Cawapres Prabowo dan Ganjar

Menurut Institut Nasional untuk Penelitian Populasi dan Keamanan Sosial di Jepang, pada 2070 mendatang total masyarakat Jepang akan turun hingga 30 persen.

Institut tersebut juga memperkirakan bahwa 896 kota dan desa di Jepang terancam punah pada 2040. Sementara, populasi warga asing akan naik dari 2 persen pada tahun 2020 menjadi 10 persen pada 2070.

Prefektur Shimane dan Kochi adalah 2 prefektur yang 100 persen mendukung kehadiran TKA. Pekerjaan yang dibutuhkan di bidang kesehatan, keperawatan, pertanian, dan manufaktur.

Baca Juga: Kandidat Cawapres Ganjar Puan PASTIKAN AHY dan RK tak Masuk Daftar

Sebanyak 63 persen pemerintah lokal berkata telah mengambil langkah agar TKA bisa berintegrasi ke masyarakat, seperti menyediakan pendidikan Bahasa Jepang dan menerjemahkan informasi pemerintah ke berbagai bahasa.

Bahkan, 20 persen pemerintah lokal disana menyediakan insentif finansial kepada perusahaan yang mempekerjakan TKA dan memiliki program job-matching untuk warga asing ke bisnis-bisnis.

*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X