entertainment

Kenapa Lesti Cabut Laporan? Kalis Mardiasih Ungkap Hal yang Lebih Mendesak Soal KDRT daripada Drama LesLar

Jumat, 14 Oktober 2022 | 13:09 WIB
Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT Rizky Billar. (YouTube Cumicumi)

FAJARNUSA - Lesti Kejora diketahui telah mencabut laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dilakukan Rizky Billar terhadap dirinya pada Kamis, 13 Oktober 2022.

Ditengah dukungan publik yang kuat dan luas atas penyelesaian kasus KDRT yang menimpa dirinya, Lesti Kejora malah mencabut laporan polisi Rizky Billar.

Tentu saja hal ini langsung menuai prokontra didalam masyarakat, banyak yang menyayangkan tindakan Lesti mencabut laporannya tersebut usai Rizky Billar ditetapkan menjadi tersangka.

Baca Juga: Pakai Baju Orange, Rizky Billar Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan, ini Kengerian yang Dialami Lesti Kejora

"Dari LesLar kita belajar bahwa; 1. Masalah dalam rumah tangga ga perlu jd konsumsi publik. Karena cuma akan menimbulkan asumsi pribadi dari orang yang liat.; 2. Allah maha membolak-balikkan hati, ga ada yang nyangka kan mereka balik lg? Sekian & terima kasih" ungkap metizen via twiiter @matehrm.

Apalagi diketahui pasca pencabutan laporan Lesti terhadap Rizky Billar muncul poster Flyer acara keduanya bertema "Cinta Abadi LesLar" di salahsatu stasiun TV Swasta turut membakar emosi netizen Indonesia.

Netizenpun langsung menyindir drama KDRT Lesti dan Rizky sebagai pengalih perhatian dari kasus ferdy Sambo.

"Ciamik banget plot twistnya sampe bisa membungkam kasus Ferdi Sambo" cuit @kangsubhan via twitter.

Baca Juga: Terkini, Polisi Kantongi Bukti Otentik KDRT Rizky Billar Terhadap Lesti Kejora

Menyoroti kasus KDRT Lesti Kejora dan Rizky Billar aktivis perempuan Kalis Mardiasih langsung mengkritik budaya hukum Indonesia dan transformasi masyarakat dalam perlawanan terhadap kekerasan berbasi gender.

Menurut Kalis, pencabutan laporan KDRT Lesti terhadapa Rizky Billar lebih dari sekedar korban KDRT yang memilih kembali pada pelaku.

Namun ini tentang perlawanan terhadap kekerasan berbasis gender dan tentang sistem hukum yang tidak kuat melindungi korban, meskipun korbannya memiliki kekuatan.

"Pencabutan laporan Lesti lebih dari pemahaman alasan2 kenapa korban kembali ke abuser. Ini tentang transformasi masy dalam perjuangan perlawanan terhadap kekerasan berbasis gender. Tentang sistem hukum yg ternyata tidak kuat melindungi korban, meskipun korbannya punya power" ujar Kalis via twitter.

Baca Juga: Bikin Kepo, Netizen Serbu Berita Terkini Kasus KDRT Lesty Kejora, Aktivis: Semoga Dede Lesti Yakin Pisah!

Halaman:

Tags

Terkini