FAJARNUSA - Hati - hati untuk kamu yang ngerasa paylater atau pinjolnya belum dibayar? Atau ada kartu kredit yang lupa dimatiin dan masih ada biaya adminnya?
Untuk kamu - kamu yang yang sulit lepas dari kredit dan cicilan kamu harus selalu menjaga kualitas BI Checking kamu agar bisa terus menjaga kualitas pinjaman kamu di Bank.
Tapi apa sebenarnya BI Checking itu? kenapa ia menjadi krusial bagi kaum ekonomi lemah yang gak bisa lepas dari kredit dan cicilan?
Baca Juga: Analisis SWOT dalam Perspektif Islam Dan Dalam Kehidupan
Bi Checking sendiri adalah sebuah sistem yang merekam riwayat kredit kita, bentuknya berupa skor angka penilaian, hal tersebut lantas akan berdampak pada pengajuan kredit kita jika seperti saat mengajukan KPR atau mengajukan cicilan untuk pembelian mobil.
Adapun skor penilaian BI Checking adalah sebagai berikut:
Skor 1, berarti kreditur memiliki riwayat pembayaran lancar atau kreditur selalu memenuhi kewajibannya untuk membayar cicilan setiap bulan beserta bunganya hingga lunas tanpa menunggak
Skor 2, Kredit Dalam Perhatian Khusus atau DPK artinya debitur tercatat menunggak utang cicilan setiap bulan beserta bunganya.
Baca Juga: Tahapan dalam Melakukan Analisis SWOT
Skor 3, Kredit Tidak Lancar, artinya kreditur menunggak cicilan kredit 91 -120 hari.
Skor 4, Kredit Diragukan, artinya debitur tercatat menunggak cicilan 121-181 hari.
Skor 5, Kredit Macet artinya debitur tercatat menunggak cicilan kredit lebih dari 180 hari.
Baca Juga: Tujuan Dilakukannya Analisis SWOT
Nah Berikut ini adalah beberapa aplikasi yang bisa kamu update untuk ngecek BI Checking diantaranya adalah SkorLife.