bisnis

IHSG Berpotensi Tekanan, William dan Alrich Bagikan Analisis Seperti Ini

Kamis, 9 November 2023 | 09:17 WIB
Grafik IHSG menunjukkan potensi tekanan pada perdagangan hari ini (9/11) setelah penurunan pada Rabu (8/11). (Foto: X/@majusaham)

FAJARNUSA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menghadapi tekanan dalam perdagangan hari ini, Kamis (9/11).

Pada Rabu (8/11), IHSG mengalami penurunan sebanyak 39,684 poin (0,58 persen) dan ditutup pada level 6.804,1.

Menurut prediksi CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya, IHSG kemungkinan akan melemah dalam kisaran 6.754-6.923.

Baca Juga: Desainer Gaun Pengantin Vera Wang Tetap Energetik di Usia 74 Tahun, Ternyata Ini Rahasia

William menjelaskan bahwa pergerakan IHSG masih menunjukkan tren konsolidasi yang wajar, terutama karena minimnya sentimen baik dari dalam negeri maupun regional.

Namun, ia juga menyoroti bahwa fluktuasi harga komoditas dan pergerakan nilai tukar rupiah berpotensi mempengaruhi pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

"Selain itu, tercatatnya capital outflow sepanjang tahun ini yang cukup signifikan juga berkontribusi dalam menciptakan sentimen negatif terhadap pergerakan IHSG. Oleh karena itu, IHSG berpeluang mengalami tekanan hari ini," ungkap William dalam analisisnya pada Kamis (9/11).

Baca Juga: Kabar Baru, Tenaga Medis dan Kesehatan Dapat Vaksin Gratis Guna Lawan Hepatitis B

William juga memberikan rekomendasi saham untuk koleksi hari ini, termasuk saham-saham seperti BBCA, JSMR, TLKM, TBIG, UNVR, HMSP, GGRM, ITMG, dan KLBF.

Alrich Paskalis Tambolang, seorang analis dari Phintraco Sekuritas, menjelaskan bahwa IHSG ditutup pada level support breaklow 6.850 pada Rabu kemarin, dengan dukungan dari sinyal death cross pada Stochastic RSI. 

"Dengan demikian, IHSG berpotensi untuk menutup gap ke kisaran support area 6.750-6.780 pada perdagangan Kamis (9/11)," kata Alrich.

Baca Juga: Calon Presiden Prabowo Subianto Janjikan Subsidi Besar besaran untuk Para Buruh, Apa Saja?

Alrich juga mencatat bahwa pasar tengah menantikan pidato Kepala Federal Reserve, Jerome Powell, pada Kamis (9/11) waktu setempat. 

"Dengan demikian, IHSG berpotensi menutup gap ke kisaran support area 6.750-6.780 pada perdagangan Kamis (9/11)," kata Alrich.

Pasar berharap untuk mendapatkan konfirmasi mengenai kebijakan yang tidak terlalu agresif (less-hawkish) dalam pertemuan FOMC yang akan datang.

Halaman:

Tags

Terkini