FAJARNUSA - Baru - Baru ini Hacker yang mendaku diri dengan anonimitas Bjorka populer di media sosial berkat aksinya merilis jutaan data rahasia dan sensitif milik pemerintah Indonesia.
Aksi Bjorka yang merilis data - data sensitif rahasia negara termasuk didalamnya data - data pribadi para menteri kabinet Jokowi menuai pro dan kontra netizen Indonesia.
Bjorka juga sempat mengaku tinggal di Warsawa, Polandia. ia juga menjelaskan bahwa motifnya menyerang dan membobol data pemerintah Indonesia karena rasa simpatinya terhadap warga Indonesia yang eksil ke Polandia.
"Apalagi jika dikelola oleh pemerintah. saya punya teman orang indonesia yang baik di warsawa, dan dia bercerita banyak tentang betapa kacaunya indonesia. saya melakukan ini untuknya" jelas Bjorka.
Bjorka menjelaskan bahwa teman Indonesianya tersebut saat ini sudah tidak diakui sebagai warga negara Indonesia akibat tragedi 65-66.
Namun apakah benar Bjorka merupakan warga Polandia dan tinggal di Warsawa? nampaknya hal itu perlu diragukan.
Baca Juga: Terbongkar, Gara - Gara Bjorka Menteri Joko Widodo Ternyata Cuma Vaksin Dua Kali, ini Datanya
Pasalnya sebuah akun media sosial yang bergerak dibidang data dan keamanan siber merilis data jika Bjorka kedapatan menggunakan VPN dalam aksinya.
Salahsatu akun yang aktif memantau aktifitas Bjorka di twitter @darktracer_int menilai mencatat jika Bjorka membuat dan mengoprasikan situs mesin pencari data bocor yang disebut Leaks.
"Bad actor, "Bjorka," created and operated a leaked data search engine site called leaks" cuit @darktracer_int.
Baca Juga: Hacker Bjorka ternyata Penggemar dan Fans dari Aktris dan Penyanyi Asal Islandia, Siapa Dia?
Lebih lanjut akun media sosial @darktracer_int yang mendaku diri bergerak dibidang Profiling Investigation Platform, menilai jika bjorka pernah menggunakan leaks pada 2021 dan memiliki miliaran data penting yang bocor.
"in 2021. He had billions of leaked credentials and used them for hacking. This is the smartphone capture screen that he uploaded" tambah @darktracer_int.