politik

Kekacauan di Indonesia di Picu dari Tiga Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya

Minggu, 31 Agustus 2025 | 00:54 WIB
Tiga anggota DPR RI kontroversial, Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya (Kolase istimewa fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM - Imbas demo hampir di seluruh kota di Indonesia di picu atas ucapan arogansi sang Anggota DPR RI. Berawal dari Wakil Ketua DPR RI, Ahmad Sahroni menyatakan "orang tolol sedunia", ditambah dengan sikap yang seolah menantang rakyat dari Eko Patrio dan Uya Kuya dengan pemilik nama asli Surya Utama.

Rakyat tidak bisa menerima pernyataan Sahroni yang dinilai telah menghina dan menginjak-injak harga diri rakyat Indonesia.

Kemarahan rakyat memuncak gara-gara perilaku sejumlah anggota DPR yang tidak empati dengan situasi ekonomi rakyat.

Baca Juga: BPH Migas Cari Ketua-Anggota Komite Baru, DPR Bakal Seleksi 18 Nama Usulan Prabowo

Perilaku meyinggung sejumlah anggota DPR RI yang kerap menantangi rakyat seperti Eko Patrio, dan Uya Kuya.

Keduanya sempat mempelopori joget di gedung DPR RI usai sidang paripurna, meski jadi sorotan warga di media sosial, keduanya tak merasah bersalah, justru membuat konten yang seolah-olah nantangi rakyat.

Dari situlah puncak kemarahan rakyat menjadi aksi turun ke jalan menuntut pembubaran DPR. Demo besar ribuan gabungan mahasiswa dan buruh dalam beberapa hari ke belakang di gedung DPR RI telah menelan korban jiwa. Seorang buruh pengemudi ojek online (ojol), jadi korban tewas dilindas mobil rantis barracuda milik Brimob, yang melaju kencang ditengah pengunjuk rasa, di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Bapanas Beberkan Keuntungan Impor Sapi Hidup, Sebut Ekonomi Domestik Tetap Tumbuh Meski Ada Pengadaan Luar

Kejadian tewasnya pengemudi ojol menambah runtutan aksi demo yang terjadi di pelosok negeri. Tidak hanya mahasiswa, buruh, melainkan seluruh pengemudi ojol di Indonesia turun ke jalan.

Agus Sulistriyono, CEO Promedia, mendesak kepada seluruh pimpinan partai politik agar mengevaluasi para kadernya yang duduk menjadi wakil rakyat.

"Harusnya, Ketua partai bisa memberikan peringatan kepada para kadernya agar berucap bijak di hadapan publik," kata Agus. Minggu, (31/8/2025).

Baca Juga: Strategi Perdagangan Trump Terancam Runtuh usai Pengadilan AS Putuskan Tarif Impor Tidak Sah

Belakangan, setelah terjadi aksi demo di mana mana, Ahmad Sahroni dicopot dari posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, oleh Fraksi Partai Nasdem DPR RI.

Masih menjabat sebagai anggota dewan, Ahmad Sahroni dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR RI.

Keputusan penggantian itu telah ditetapkan melalui surat resmi yang ditandatangani Ketua Fraksi Nasdem DPR Viktor Bungtilu Laiskodat pada Jumat (29/8/2025). Surat tersebut juga telah disampaikan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani.

Halaman:

Tags

Terkini