politik

Komitmen Nina Agustina di Periode Kedua, Tuntaskan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Indramayu

Kamis, 17 Oktober 2024 | 21:11 WIB
Cabup No urut 3 Nina Agustina sedang memaparkan cara pencoblosan pada kampanye di Perumahan Sindang Citra Kecamatan Sindang (Herman/Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (INDRAMAYU) -- Calon Bupati Indramayu nomor urut 3, Nina Agustina melaksanakan kampanye Pilkada Serentak 2024 di lapangan perumahan Sindang Citra, Kecamatan Sindang, Kamis (17/10/2024).

Kunjungan cabup petahana Srikandi PDI Perjuangan itu selalu diserbu ratusan warga. Mayoritas emak-emak berkerudung merah, relawan nomor urut 03 Paslon Cabup dan Cawabup Hj. Nina – H. Tobroni di dukung dari Partai Politik PDIP, PKB, DEMOKRAT dan dukungan dari Partai Politik non parlemen.

Selain itu dukungan datang dari masyarakat Indramayu yang peduli dengan kemajuan Indramayu kedepan lebih baik juga bermunculan, salah satunya Relawan Laskar Ciptawati di Indramayu Dapil 1 mendeklarasikan diri bersama Cabup Hj. Nina Agustina dan Cawabup H. Tobroni.

Baca Juga: Siap Hadapi Pilkada Serentak 2024, Pj Wali Kota Pimpin Apel Gelar Pasukan Satlinmas dan Petugas Pengamanan

Bukan tanpa alasan. Menurut Nina Agustina, di periode pertama kepemimpinannya, hanya diberi masa jabatan sekitar 3,5 tahun. Berbeda dengan Bupati Indramayu sebelumnya, yang diberi kewenangan menjabat lima tahun dalam satu periodenya.

Meskipun hanya 3,5 tahun, dirinya mengaku bersyukur. Karya pembangunan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan mendasar masyarakat membuahkan hasil signifikan.

Penghargaan yang diperoleh Bupati Indramayu Nina Agustina periode 2019-2024, kini mencalonkan lagi dipilkada serentak 2024. Calon Bupati Indramayu periode 2024-2029 ini berhasil mengantongi ratusan penghargaan tingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional, baik dari pemerintah dan swasta.

Baca Juga: Hingga Oktober 2024, PT KAI Daop 3 Cirebon Layani 32.131 Peserta Edutrain. Belajar Menyenangkan di Luar Sekolah

Nina Agustina mengklaim, dalam 3,5 tahun menjabat Bupati Indramayu itu, pembangunan infrastruktur telah mencapai 88 persen. Dia pun optimistis bisa memperbaiki jalan rusak di seluruh Indramayu karena sudah ada rencana yang akan ditindaklanjuti.

Kemudian meningkatnya honor RT/RW, guru honorer sampai insentif bagi para guru guru Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) yang nilainya mencapai Rp13 miliar. Tak sampai disitu, dibidang kesehatan, terobosan baru juga dilakukannya dalam upaya memproteksi terhadap jaminan sosial masyarakat. Yaitu melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Dalam program UHC ini, wong Dermayu yang tidak mampu cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan menunjukan KTP/KK jika hendak berobat.

“Kita gelontorkan anggaran Rp89 miliar untuk program UHC ini. Supaya wong Dermayu semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan,” ucap Nina.

Baca Juga: Ujang Bustomi jadi Tim Pemenangan Pasangan Imron-Agus di Pilkada Serentak 2024 Kabupaten Cirebon

Sementara itu Nina Menambahkan, untuk mengentaskan pengangguran, dirinya telah membuka sejumlah kawasan industri. Selain di Kecamatan Krangkeng, juga di Kecamatan Losarang. Bahkan, Kawasan Idustri Losarang yang berokasi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang ini, bakal menyerap sekitar 100 ribu tenaga kerja (naker).

Menurutnya, Kawasan Industri Losarang memiliki peluang terbukanya akses perekonomian masyarakat dan peningkatan pendapatan dari sektor pajak maupun sektor lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini