Baca Juga: Kasus Cacar Monyet di Jakarta 25 Orang Positif
Pengamat politik Adi Prayitno menganggap kritik dan tulisan media asing sebagai bentuk kritik terhadap Indonesia dan fenomena politik terkini.
“Kritik dari pihak asing melihat fenomena politik politik mutakhir indonesia. Terutama manuver Jokowi yang dinilai merestui dan mendoakan keluarganya juga terjun ke dunia politik,” ucapnya.
Mereka juga menyoroti putusan MK yang kontroversial sebagai parameter dalam menilai demokrasi di Indonesia.
Baca Juga: Sinopsis Film Budi Pekerti Film yang Bertemakan Cyber Bullying
Kritik dari pihak asing dianggap sebagai "vitamin" untuk perbaikan oleh Adi Prayitno.
“Kritik pihak luar itu mesti dilihat sebagai vitamin untuk perbaikan,” kata dia.
Sebelumnya, media asing seperti TIME juga telah mengarahkan sorotan kepada Jokowi dan peluangnya memainkan peran penting setelah masa kepresidenannya berakhir tahun depan.
Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Moon In The Day, Episode Pertama Sudah Tayang!
Artikel TIME menyoroti kemungkinan Gibran sebagai wakil presiden memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk memainkan peran penting dalam mengarahkan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara setelah periode keduanya berakhir pada Oktober 2024.
"Namun, Gibran sebagai wakil presiden bisa memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk memainkan peran penting dalam mengarahkan negeri dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara setelah periode keduanya berakhir pada Oktober 2024,” demikian ditulis TIME. *