FAJARNUSA.COM—PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah mengumumkan harga tiket Kereta Cepat Whoosh sebesar Rp 300 ribu untuk semua rute perjalanan.
Penjualan tiket untuk keberangkatan mulai 18 Oktober sudah dimulai. KCIC menyatakan bahwa tarif ini adalah tarif promo.
Sekretaris Perusahaan KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa promo tarif ini diberikan untuk memperkenalkan layanan Kereta Cepat Whoosh kepada masyarakat dan mendorong minat mereka dalam menggunakan Whoosh sebagai sarana transportasi.
Baca Juga: Joy Flight, Wisata Baru Kota Cirebon Untuk Kalian Yang Suka Ketinggian
Eva menyatakan bahwa penetapan tarif ini berdasarkan studi, survei, serta pemahaman akan kebutuhan masyarakat.
“Penetapan kebijakan tarif tersebut dilakukan melalui berbagai studi, survey, dan melihat fenomena serta kebutuhan di masyarakat,” kata Eva dalam pernyataan resminya, Sabtu (14/10/2023).
Pemesanan tiket Kereta Cepat Whoosh dapat dilakukan melalui beberapa cara, termasuk situs resmi KCIC, mesin tiket di stasiun, dan loket stasiun.
Pemesanan bisa dilakukan mulai H-7 hingga satu jam sebelum keberangkatan dan bisa menggunakan pembayaran tunai atau non tunai, tergantung pada layanan yang digunakan.
Pemesanan melalui aplikasi Whoosh Kereta Cepat dan aplikasi lain seperti Access by KAI, Livin by Mandiri, BRImo, dan BNI Mobile Banking akan mulai tersedia pada 17 Oktober 2023, seiring dengan peresmian pengoperasian perdana Kereta Cepat Whoosh berbayar dari Tiongkok.
Eva juga mengumumkan bahwa KCIC akan menawarkan promo-promo menarik, termasuk diskon untuk rombongan, lansia, serta paket perjalanan yang bekerja sama dengan lokasi wisata, hotel, penyelenggara acara, dan lainnya.
Baca Juga: Sheikh Jassim Akuisisi Manchester United Sampai Tawarkan 6 Miliar Pound, Keluarga Glazer Minta Batal
“Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik pada para penumpang Whoosh dan memberikan kemudahan pada saat menggunakan Kereta Cepat Whoosh,” ujarnya.
Tujuannya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang Whoosh.
Saat ini, sekitar 4.800 kursi sudah dipesan untuk perjalanan grup atau rombongan melalui permohonan resmi.