lifestyle

Program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di Sukmajaya Depok, Semula Asbes Diubah Pakai Alduro

Selasa, 14 April 2026 | 15:48 WIB
Proses penggantian atap dari asbes ke Alduro di Depok, Jawa Barat dalam program kolaborasi SKI-Promedia Group ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’. (Doc/Fajarnusa.com)

Pada siang hari, rumah terasa lebih adem meski cuaca sedang sangat panas.

"Baru satu hari atap selesai diganti, sudah terasa perbedaannya. Rumah terasa lebih adem, padahal saat ini di Depok siang hari sangat panas," terang Ovier.

Selain itu, Ovier merasakan perbedaan signifikan dari sisi kebisingan.

Menurutnya, saat atap garasinya masih terbuat dari asbes, suara hujan terdengar cukup bising.

"Malam hari setelah pengerjaan selesai, hujan turun sebentar di rumah saya. Namun, tidak terdengar suara hujan di atas atap," ungkap Ovier.

"Sementara itu, suara hujan terdengar cukup kencang di garasi tetangga," tambahnya.

Tidak Ada Kendala Selama Pengerjaan

Secara terpisah, Didik sebagai mandor yang memimpin proyek penggantian atap rumah tersebut, mengatakan tidak ada kendala berarti selama proses pergantian atap.

Didik menilai, atap Alduro merupakan material yang kuat dan mudah dipasang sehingga membuat proses instalasi berjalan lancar.

"Kendala utama kami sebenarnya hanya cuaca. Untungnya, di Depok saat ini hujan sering turun pada sore hari, ketika pekerjaan sudah hampir selesai," jelasnya.

Didik juga menambahkan, selain lebih adem dan tidak bising saat terkena air hujan, ada beberapa alasan lain yang membuat banyak orang memilih atap Alduro.

Material ini dikenal lebih kuat dan tahan lama, dan terbuat dari bahan upcycle, sehingga tahan terhadap cuaca ekstrem serta tidak mudah pecah atau retak.

Hal itu terlihat saat proses pengerjaan, saat 5 orang pekerja dapat berdiri bersamaan di atas atap.

"Keunggulan lainnya, dari sisi biaya, atap Alduro juga lebih ekonomis dan relatif terjangkau. Ini yang membuat banyak orang beralih ke Alduro," tandasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini