internasional

Jaga Sikap, Hotel Jepang Kini Sudah Usir Tamu Yang Ngeselin

Selasa, 19 September 2023 | 15:07 WIB
salah satu kamar pada hotel cool Japan (foto:@cooljapanvideos_hotel)

FAJARNUSA.COM – Negeri matahari terbit, kembali memperketat aturan bagi para turis yang berkunjung. Kini, mereka yang mengacau dan berperilaku meresahkan di hotel-hotel Jepang berpotensi diusir keluar.

Kebijakan ini akan segera diterapkan di seluruh penjuru negeri, memberikan hotel-hotel kemampuan lebih besar untuk mengatasi tamu yang melampaui batas perilaku mereka.

Aturan yang tengah digodok oleh pemerintah Jepang ini mencakup beragam tipe tamu yang dianggap meresahkan. Ini mulai dari tamu yang bersikap agresif hingga tamu yang meminta diskon kamar dengan harga yang tak masuk akal.

Baca Juga: Juara Bertahan Liga Arab Saudi, Al Ittihad Kini Semakin Rasakan Dinginnya Puncak Liga

"Tamu yang meminta keramahtamahan berlebihan serta mengajukan keluhan yang tidak masuk akal, seperti meminta pekerja hotel untuk berlutut dan meminta maaf, juga boleh ditolak," tulis pernyataan dari pemerintah.

Selain itu, aturan tersebut juga tidak akan mentolerir tamu-tamu yang mabuk berat. Mereka yang kedapatan mabuk berat juga bisa diusir dari hotel sesuai dengan kebijakan yang akan datang.

Kebijakan ini diinisiasi setelah revisi Undang-Undang Bisnis Hotel pada bulan Juni tahun ini. Dalam revisi tersebut disebutkan bahwa hotel diperbolehkan menolak tamu yang bersikap semena-mena terhadap karyawan hotel. Hal ini merupakan pelengkap dari undang-undang lama yang melarang hotel menolak pelanggan.

Baca Juga: Puan: RK dan AHY Tak Mungkin Lagi Dipilih Jadi Cawapres, Berikut Daftar Nama Bakal Cawapres Prabowo dan Ganjar

Pemerintah Jepang saat ini tengah merancang kebijakan ini agar tidak bertentangan dengan prinsip non-diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua tamu, termasuk penyandang disabilitas, tetap menerima layanan yang adil.

Selain itu, Undang-Undang Bisnis Perhotelan juga telah direvisi, memberikan hotel hak untuk menolak tamu yang menderita infeksi parah, termasuk penyakit seperti demam berdarah Ebola, tuberkolosis, dan jenis flu baru.

Dengan adanya kebijakan ini, tamu diharapkan untuk bersikap lebih bijak dan menjaga etika selama menginap di hotel-hotel Jepang. Di sisi lain, hotel juga diharapkan untuk tidak mengeksploitasi kebijakan ini dengan mengajukan permintaan yang berlebihan kepada tamu, sehingga tamu tidak merasa terpaksa.

Kementerian Kesehatan Jepang tengah merancang secara rinci kebijakan ini, dan diharapkan segera meresmikannya. Ini merupakan langkah yang diambil untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan dalam industri perhotelan di Jepang, yang semakin berkembang seiring dengan jumlah turis yang terus meningkat.

Tags

Terkini