entertainment

Jawab ‘Kutukan’ Standing Ovation Juri Indonesian Idol, Begini Kata Anang Hermansyah: Kadang Aku Berpikir…

Rabu, 14 Mei 2025 | 14:28 WIB
Potret para juri Indonesian Idol. (Instagram/indonesianidolid)

FAJARNUSA.COM -- Ajang pencarian bakat Indonesian Idol telah mencapai finalnya.

Di putaran terakhir Grand Final Indonesian Idol yang tayang pada Senin,12 Mei 2025 menyisakan dua peserta, yakni Fajar Noor dan Shabrina Leanor.

Untuk pengumuman pemenang, akan digelar pada Senin, 19 Mei 2025 dengan acara Result & Reunion Show.

Baca Juga: Tak Hanya Jemaah Haji Reguler, Rombongan Jemaah Haji Khusus dari Indonesia Mulai Tiba di Makkah

Dalam perjalanan Indonesian Idol, penonton mempercayai adanya ‘kutukan’ standing ovation yang diberikan oleh para juru.

Standing ovation adalah momen ketika juri memberikan tepuk tangan sambil berdiri dari kursinya, menandakan bahwa mereka puas dengan penampilan yang diberikan.

Namun, secara kebetulan beberapa peserta yang mendapat standing ovation dari juri justru tereliminasi dan tak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya.

Baca Juga: Mengenang Sosok Eddie Nalapraya, Bapak Pencak Silat Dunia Itu Kini Telah Wafat di Usia 93 Tahun

Karena itu terkenal di antara penonton bahwa ada ‘kutukan’ standing ovation di Indonesian Idol.

“Kadang aku berpikir juga apa nggak perlu kita berdiri kalau bagus, kalau berdiri bagus pasti yang vote banyak, berarti subyeknya pemirsa jadi salah,” kata Anang Hermansyah, Juri Indonesian Idol dikutip dari YouTube MAIA ALELDUL TV pada Rabu, 14 Mei 2025.

“Kalau suka ya suka aja, bukan masalah kita standing ovation atau tidak standing ovation, kembali ke temen-temen yang dengerin,” imbuhnya.

Baca Juga: Cirebon Siap Jadi Sentra Ikan Nila di Jawa Barat, Inilah Keunggulannya

Anang kemudian mengatakan kalau voting dari penonton diperlukan untuk menentukan pemenang di ajang tersebut.

“Jangan terombang-ambing (standing ovation) sama juri, juri cuma 5 orang, mereka (penonton) ratusan ribu orang, kalau udah ngefans, ya diperjuangkan,” imbuhnya.

Maia dan Anang juga menyoroti tentang sistem voting yang tidak dibuka ke publik.

Halaman:

Tags

Terkini