FAJARNUSA.COM (CIREBON) – Sempat menyumbang PAD sektor BUMD terbesar di 2022, Komisi II DPRD Kota Cirebon berharap Perumda Bank Cirebon mampu meningkatkan kembali capaian tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah SSos MAP saat rapat evaluasi kinerja dan membahas rencana kerja Perumda Bank Cirebon di ruang serbaguna, Senin (7/10/2024).
Ia menyebut, pembenahan manajemen perlu segera dituntaskan, termasuk dari segi kebijakan perbankan hingga capaiannya adalah meningkatnya PAD Bank Cirebon.
Baca Juga: Aktivis Anti korupsi Kabupaten Cirebon Bang Zeki Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli Dokumen Kontrak di DPUTR
“Kami berharap ke depan Bank Cirebon bisa jadi andalan kembali yang menghasilkan PAD terbesar untuk pemda. Pada 2022 lalu mampu mencapai 2,2 miliar,” katanya.
Sebagai mitra kerja, Komisi II DPRD akan terus melakukan monitoring dan evaluasi akan terhadap Perumda Bank Cirebon tiap awal bulan.
“Tentunya, sebagai mitra, kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi (MonEv) terhadap Bank Cirebon sebagai bentuk pengawasan kinerja,” ujarnya.
Baca Juga: Monev Layanan Kominfo dan Statistik, Pj Sekda Dorong Optimalisasi Teknologi dan Perencanaan Digital yang Matang
Sementara itu, meski beroperasi normal, hingga saat ini Bank Cirebon masih dalam upaya penyehatan manajemen, agar dapat memaksimalkan peran Bank Cirebon.
Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon M Noupel SH MH juga mengingatkan agar Bank Cirebon segera membenahi sistem manajemen internal.
Sebab, sejauh ini Noupel menilai Bank Cirebon memiliki hal yang dapat diunggulkan dibanding Bank lokal lainnya.
Baca Juga: Nia Kurnia Politisi PDI Perjuangan Soroti Kasus KDRT Suami Pukul Istri Hingga Tewas di Sumenep
“Ada tabungan sekolah yang jadi image Bank Cirebon. Itu jadi satu hal yang diunggulkan yang tidak dimiliki daripada Bank lain,” katanya.
Terpisah, Pj Direktur Perumda Bank Cirebon Asep Supriatna SE menerima baik rekomendasi Komisi II DPRD untuk membenahi sistem manajemen perbankan.
Ia juga mengatakan menyebut, suntikan dana dari pemda sebesar 14 miliar akan dialokasikan untuk memperkuat permodalan bank, hingga peningkatan layanan kepada nasabah.
Baca Juga: Uang tak Kembali, Rumah tak Terbeli. Arif Laporkan Pengusaha Properti ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
“Rapat tadi, berkaitan dengan evaluasi kinerja, upaya penyehatan bank. Jadi, kita terus melakukan perbaikan dan peningkatan,” katanya usai rapat.
Turut hadir Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon Ana Susanti SE, Sekretaris Komisi II DPRD Subagja, serta anggota Komisi II DPRD M Noupel SH MH, Abdul Wachid Wadinih SSosI, Tommy Sofiana SH dan H Karso SIP. **