bisnis

DPRD Apresiasi Pemda Menggagas Museum Topeng Cirebon di Kawasan Cagar Budaya Balaikota Cirebon

Selasa, 3 September 2024 | 14:44 WIB
Peresmian Musem Topeng Cirebon yang berlokasi di Balaikota Cirebon, Senin (2/9/2024). (Foto istimewa, FajarNusa.com)

FAJARNUSA.COM (CIREBON) – DPRD Kota Cirebon mengapresiasi upaya pemerintah daerah menggagas Museum Topeng Cirebon. Inovasi program pemerintah melalui Disbudpar tersebut sebagai melestarikan kesenian Cirebon kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Cirebon M Fahmi Mirza Ibrahim SE, usai meninjau Musem Topeng Cirebon yang berlokasi di Balaikota Cirebon, Senin (2/9/2024).

Menurut Fahmi, Museum Topeng  Cirebon mampu menambah opsi destinasi wisata sehingga meningkatkan kunjungan baik dari wisatawan luar daerah maupun lokal.

Baca Juga: Festival Tari Kreasi Nusantara Meriahkan Hari Jadi ke 76 Polwan

“Ini langkah bagus pemda yang digawangi Disbudpar untuk menarik wisatawan maupun masyarakat lokal terkait budaya yang kaya di Kota Cirebon,” katanya.

Ia juga mengatakan, kehadiran Museum Topeng Cirebon juga berpotensi meningkatkan perekonomian di Kota Cirebon.

“Diharapkan museum ini, dapat menarik wisatawan, dan membuat perekonomian Kota Cirebon lebih baik lagi,” katanya.

Baca Juga: Festival Cai Diraga Nyiru 2024 Angkat Kearifan Lokal dan UMKM di Kabupaten Cirebon

Sementara itu, Kadisbudpar Kota Cirebon Drs Agus Sukmanjaya SSos menyampaikan, penetapan gedung Balaikota sebagai museum tak lepas dari statusnya sebagai cagar budaya.

Diperkirakan sebanyak 150 karya terdapat di dalam Museum Topeng Cirebon, termasuk beberapa hasil replika seperti kursi Ong Tien dan Paksi Naga Liman.

“Ada 130-an karya topeng, ada juga hibah tokoh masyarakat 20 topeng, hibah replika paksi naga liman, dan beberapa hibah lain juga,” ujarnya.

Baca Juga: DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Gelar Pemilihan Duta GenRe Ciptakan Generasi Peduli Kesehatan Reproduksi

Agus menambahkan, museum akan buka sesuai dengan hari kerja Senin-Jumat, dan masih gratis hingga akhir tahun 2024.

“Museum ini selain jadi tempat apresiasi karya budaya, juga sebagai edukasi anak muda,” pungkasnya. ** 

Tags

Terkini