bisnis

PT IBF Klarifikasi Terkait Bahan Roti Aoka Kuat Hingga 6 Bulan Karena Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya

Minggu, 21 Juli 2024 | 11:18 WIB
Roti Aoka yang mengandung bahan pengawet berbahaya yang tahan hingga 6 bulan (ptindonesiabakeryfamily.com)

FAJARNUSA.COM -- Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh isu mengenai kandungan pengawet berbahaya dalam Roti Aoka. Sebagai produsen dari Roti Aoka, PT Indonesia Bakery Family (IBF) memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar bahwa produknya mengandung bahan pengawet yang bisa tahan hingga 6 bulan.

PT IBF menyatakan bahwa produk roti Aoka tidak mengandung bahan pengawet kosmetik dan telah melewati pengujian dari Badan Obat dan Makanan (BPOM) RI, serta mendapatkan izin edar untuk semua variannya. Melalui Head Legal PT IBF yaitu Kemas Ahmad Yani, PT IBF menegaskan bahwa roti Aoka tidak mengandung sodium dehydroacetate dan masa kedaluwarsa produk ini bukan 6 bulan seperti berita yang beredar dikalangan masyarakat.

Kemas Ahmad Yani mengatakan tuduhan penggunaan sodium dehydroacetate yang merupakan pengawet kosmetik ramai diberitakan berdasarkan hasil uji laboratorium PT SGS Indonesia. Namun, dalam surat nomor 001/SGS-LGL/VII/2024 tertanggal 15 Juli 2024 dari PT SGS Indonesia kepada PT IBF, PT SGS Indonesia memberikan klarifikasi tertulis kepada PT IBF bahwa PT SGS secara tegas membantah dan menyatakan informasi tersebut bukan berasal dari pihak PT SGS Indonesia.

Baca Juga: Tuan Rumah Harganas Tingkat Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Cirebon Terima Gelar Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting

Dalam klarifikasnya, PT Indonesia Bakery Family menyebut kalau 16 produknya sudah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dan Roti Aoka tidak pernah menambakan sodium dehydroacetate pada produknya. Untuk masa kadaluarsa yang dikatakan 6 bulan itu juga tidak benar. Kemas Ahmad Yani juga menekankan kepada masyarakat luas bahwa Roti Aoka aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan tersebut.

"Seluruh produk Roti Aoka tidak mengandung sodium dehydroacetate dan masa kedaluwarsa bukan 6 bulan," jelasnya.

PT IBF sendiri pertama kali berdiri di tahun 2017 yang fokus mengembangkan produk roti. Harga jual Roti Aoka dipasaran sangat murah mulai Rp 2.000-an sampai Rp 4.000.

Baca Juga: Lewat Pertunjukan Seni Wayang Kulit di Desa Karangmulya, Pemerintah Kabupaten Cirebon Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal

Masyarakat sendiri telah banyak mengenal varian rasa Roti Aoka, antara lain Aoka Panggang Vanila, Aoka Panggang Pandan, Aoka Panggang Keju, Aoka Panggang Coklat, Aoka Panggang Stroberi, Aoka Panggang Durian, Aoka Panggang Blueberry, Aoka Panggang Nanas, Aoka Roti Gulung Keju, Aoka Roti Gulung Coklat, dan Aoka Roti Gulung Kelapa.

Ada Hal yang menarik dari Roti Aoka yaitu jenis rotinya. Dibagian luar kemasan Roti Aoka tertulis bahwa roti ini adalah roti panggang, bukan roti siap santap. Tapi kebanyakan masyarakat yang mengkonsumsinya langsung memakan Roti Aoka tanpa perlu dipanggang.


Tags

Terkini